Dikira akan membangun sangkar ayam, namun Rumah Minimalis 2 lantai yang berdiri. Kisah ini dialami oleh Sandhy Bimantara warga pedesaan yang tinggal di
Bima,NTB. Dan dongeng ini menjadi viral sehabis ia mengisahkannya di sebuah grup Facebook Rumah Minimalis.
Awalnya laki-laki bujang tersebut ditertawakan alasannya ialah membeli rumah reot yang usianya puluhan tahun, bahkan ada yang menerka ia akan membangun sangkar ayam.
Namun siapa sangka sehabis proses pembangunan mencapai 70%, banyak yang tercengang alasannya ialah yang sebelumnya dikira menciptakan sangkar ayam tersebut bermetamorfosis Rumah Minimalis idaman banyak orang.
Menurut legalisasi oleh sang pemilik, rumah tersebut berukuran 7x9m, luas area 20x20m dengan harga lahan Rp.36 juta dan untuk membeli rumah panggung bekas yang mempunyai 9 tiang tersebut senilai Rp.12 juta. Sedangkan pengeluaran untuk biaya listrik, pemasangan air dan biaya pekerja sekitar Rp.75 juta.
 |
| Proses pembongkaran dari lokasi pembelian |
 |
| Proses pemasangan kembali di kawasan pemilik baru |
 |
| Begitu rangka dipasang banyak yang menerka membangun sangkar ayam |
 |
| Posisi awal posisi pintu masih di depan sebelum dipindah ke samping |
 |
| Proses pembuatan pintu dan tangga dari samping |
Karena dikira lahan sempit bab bawah dijadikan WC dan dapur (menyusul ruang tamu dan santai)
 |
| Bentuk Rumah Minimalis sudah mulai terlihat dari depan |
Proses penataan bab samping diganti menjadi bab depan
 |
| Ruang dapur |
 |
| Semula posisi ini bab samping rumah dan sekarang menjadi bab pintu masuk utama di tambah anak |
| |
| Dan inilah wajah rumah minimalis lantai 2 dari depan |